Makna Dakwah Dipandang dari Berbagai Macam Segi.

Gambar

 

Bismillahirrahmanirrahiem

Sudah menjadi kewajiaban setiap muslim yang memiliki ilmu untuk menyampaikan dan menyebarluaskan ilmu tersebut kepada khalayak umum, dengan apapun itu caranya. Yang terpenting tidak sampai ia dikategorikan sebagai seorang yang menyembunyikan ilmu yang ia peroleh (kitmaanul ‘ilm). Hal ini yang kerap disebut “dakwah”, yang berarti menyampaikan sesuatu baik itu ilmu atau informasi yang berharga yang bisa merubah keadaan sosial masyarakat pada umumnya.

Jika dikaji secara bahasa, dakwah beradal dari kalimah bahasa arab yaitu “دعا – يدعو – دعوة” yang mempunyai arti permintaan, ajakan, seruan, panggilan, dan anjuran. Seperti contoh yang pada kalimat “دعوت فلان أي ناديته” yang berarti “saya memanggil seseorang atau menyeru supaya ia menghampiri saya”.[1]

Sedangkan makna kalimat dakwah sendiri didalam al-Quran mempunyai banyak makna, dari mulai penamaan seperti pada Q.S. al-Isrâ : 110, ibadah seperti pada Q.S. Maryam : 48, pertanyaan seperti pada Q.S. al-Baqarah : 186, penisbatan seperti pada Q.S. Maryam : 91, permintaaan bantuan dan pertolongan seperti pada Q.S. al-Baqarah : 23, dan yang terakhir panggilan atau seruan seperti pada Q.S. al-Ma’ârij : 17.[2]

Dengan milihat banyaknya makna yang tersebut di atas, penulis dapat menyimpulkan makna dakwah yang berputar sekitar penamaan, ibadah, pertanyaan,  penisbatan, permintaan pertolongan, ataupun panggilan dan seruan. Hal ini dilihat dari segi uslub bahasa yang ada di dalam ayat-ayat al-Quran.

Akan tetapi, jika melihat secara istilah atau terminology, kalimat dakwah sering digunakan dalam suatu hal pekerjaan yang berhubungan dua makna, berhubungan dengan hal  keagamaan, dan hal penyampaiaan. Hal ini dapat dilihat dari pemaparan arti dakwah itu sendiri dari berbagai sumber yang penulis dapatkan. Yang pertama makna dakwah ditinjau dari segi hal keagamaan, yang sering disebut dengan dakwah islamiyyah, yang mempunyai arti sebagai agama yang diridhoi Allah untuk seluruh alam semesta, dan Allah menurunkannya sebagai wahyu kepada Rasulullah Saw. dan menjaganya di dalam al-Quran al-Karim, dan menjelaskannya di dalam as-Sunnah an-Nabawiyyah.[3] Sedangkan ditinjau dari segi hal penyampaian atau seruan, mempunyai arti sebagai ilmu yang diketahui dengannya seluruh usaha yang bercabang, yang bermacam-macam, dan yang ditujukan kepada penyampaian al-Islam kepada manusia, yang terdiri dari persoalan aqidah, syari’ah, dan akhlaq. Dan oleh sebab itu maka kalimat dakwah itu sendiri adalah ilmu seperti semua ilmu lainnya, yang mempunyai kaidah-kaidah, juga mempunyai pembahasan yang berkaitan dengan pemahaman para penyeru dakwah untuk seluruh usaha yang terfokus dan tertuju kepada penyampaian al-Islam itu sendiri.[4]

Dengan kata lain penulis dapat menyimpulkan makna dakwah itu sendiri yang didapatkan dari berbagai pemaparan di atas. Yaitu suatu usaha yang sangat mulia, karena di dalamnya berhubungan denga misi Rasulullah Saw. yang ditugaskan oleh Allah Swt. untuk menyebarkan risalah Islam kepada seluruh umat manusia. Dan usaha tersebut merupakan warisan Rasulullah Saw. sepeninggalan beliau kepada umatnya yang mampu dan mumpuni menyampaikan risalah Islam tersebut. Dan orang yang melakukan usaha tersebut biasa dipanggil da’i. Dan orang yang diseru atau yang menjadi objek dakwah ialah mad’u.


[1] Lihat : Asâs al-Balâghah, karya al-Imam az-Zamakhsyari, cetakan pertama th. 1953, Dâr el-Kutub el-Mishriyyah.

[2] Lihat : Ushûl ad-Dakwah, hal. 6, penyusun dari tim dari jurusan dakwah dan wawasan ke-Islaman di fakultas ushuluddin univ. al-azhar cairo.

[3] Lihat : ad-Dakwah al-Islâmiyyah, karya Dr. Ahmad Ghalusy, hal. 12.

[4] Op.cit. hal. 16.

Iklan
Categories: Dakwah Islam | Tag: | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: